
Pernahkah Sobat METC-TEC berpikir mengenai seperti apa dunia desain grafis itu? Seperti apa orang-orang yang berkecimpung di dunia desain grafis itu? Apakah kita perlu mempunyai jiwa seni dulu jika hendak menyelami samudra yang bernama desain grafis? Apakah mereka yang dijuluki seorang desainer harus memiliki jiwa seni? Nah, kali ini kita akan membahas mengenai hal ini secara mendalam,
Apa itu Desain Grafis?
Desain grafis adalah sebuah ilmu terapan yang memadukan dasar dari seni rupa dalam wujud visual atau bisa dilihat dengan informasi yang akan disampaikan dengan maksud tertentu. Di era modern ini akan ada banyak sekali hal-hal yang tidak bisa dipisahkan dengan desain grafis. Hampir semua aspek memerlukan sentuhan desain. Misalkan saja sebuah perusahaan pasti minimal punya departemen atau divisi desain grafis yang mengurusi segala urusan tentang desain dan informasi, seperti desain sosial media, banner, poster, dan lain-lain.
Salah Benar dalam Desain Grafis
Jika berbicara desain, sebenarnya tidak ada tolak ukur yang pasti tentang bagus tidaknya sebuah desain. Berbeda dengan ilmu eksak. Bicara tentang sebuah desain adalah masalah selera. Tiap orang akan memiliki selera yang berbeda-beda satu sama lain. Misalkan seperti ini, ada dua desain, A dan B. Bagi sebagian orang desain A adalah desain yang lebih bagus dari desain B.
Namun bagi sebagian orang, B adalah desain yang 2x lipat lebih bagus dari desain A. Lalu mana yang benar? Apakah yang 2x lipat? Ataukah suara terbanyak? Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Berbicara tentang hakekat benar dan salah dalam dunia desain sebenarnya relatif. Ini bisa dihubungkan dengan bahasan kita kali ini.
Pentingkah Jiwa Seni dalam Desain?
Apakah untuk bisa menguasai desain, kita harus punya jiwa seni? Jawabannya adalah tidak. kenapa demikian? Karena sebenarnya tiap orang sudah memiliki jiwa seni sendiri-sendiri, cuman nilainya berbeda. Ada yang senang dengan desain yang sederhana dan simple, ada yang senang dengan desain yang terlihat ramai, ada juga yang suka desain dengan tema yang abstrak, ada juga yang senang dengan desain yang urakan, dan masih banyak lagi.
Jadi jika hendak menyelami dunia desain, kita harus memahami dahulu untuk kebutuhan apa, pastikan jiwa seni yang dimiliki oleh kalian akan bisa terhubung dengan kebutuhan. Tidak perlu nilai seni yang tinggi, yang diperlukan hanyalah pembiasaan diri agar lebih kreatif dan kritis. Zaman juga sudah modern, dimana banyak sekali software komputer yang menunjang manusia agar bisa melakukan pekerjaannya, salah satunya software desain. Software yang biasa digunakan dalam desain yaitu Adobe Photoshop dan CorelDraw
Meskipun kita jarang berkecimpung di dunia desain, namun jika sudah menguasai software desain, maka kita tetap bisa mendesain dan orang-orang akan menyebut kita desainer grafis. Jadi apakah kita harus mempunyai jiwa seni? Jawabanya adalah kita sudah punya jiwa seni, tapi sesuai takaran masing-masing. Tinggi rendahnya jiwa seni seseorang ditentukan oleh pengalaman, intuisi, kreatifias, dan logika.
Nah, itu dia pembahasan kita kali ini. Jika dari Sobat METC-TEC ingin mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai desain grafis terutama mengarah pada menguasai software desain grafis, maka sobat bisa bergabung dengan kelas desain grafis (klik di sini). Kita akan mempelajari Photoshop dan CorelDRAW di sini. See you in the class, mate!
Referensi:
detik.com(2023). Apa Itu Desain Grafis: Pengertian, Prinsip, dan Prospek Kerja. (Diakses 2 Sept 2023), dari https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6620385/apa-itu-desain-grafis-pengertian-prinsip-dan-prospek-kerja



